Tentang Korea-Indonesia ~ dan lainnya ~

Oke, saya hanya mau menyampaikan opini saya saja lho ~ jadi mohon jangan tersinggung pada pihak-pihak tertentu yang membaca🙂

Akhir-akhir ini virus dari negara ginseng, Korea, sudah menyebar makin mengerikan di negara tercinta kita. Salah satu yang paling mencolok tentu dengan hadirnya Boyband dan Girlband. Dan yang paling saya gag paham, boyband dan girlband di Indonesia ini saya anggap separuh Gagal (ingat, hanya opini saya). Kenapa? karena Kalau memang mereka meniru konsep Boy/Girlband korea, maka mereka kalah jauh. Yang saya tahu untuk menjadai bb/GB di korea, sebelum debut, mereka akan di training sampai benar-benar siap. Dari mulai vokal, dancing, style dan lain-lainnya sduah dipersiapkan selama bertahun-tahun. Saya dulu pas jaman-jaman lulus SMP, jatuh cintrong sama DBSK (salah satu BB korea), dari sana saya tahu untuk personel DBSK sendiri, ada yang mengenyam training sampai 6 tahun. Bahkan, saya pernah melihat salah satu wawancara GB baru korea “Chocolat” yg salah satu personelnya hanya di training selama 3 tahun, dan disitu sampai si pembawa acara bertanya, apakah personel tersebut sudah siap, hanya dengan training 3 tahun saja. Kesimpulannya Orang di Korea sudah khatam soal kemunculan artis yang memang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa muncul di hadapan publik.

Sedangkan Indonesia, wah saya tidak mau komentar banyak deh, lhawong ini negara saya sendiri. Banayk bener BB/GB yg muncul. Ada yang muncul dengan suara pas-pasan, ada yang tidak bsia nge-dance, ada yang modal tampang aja. OMG, dimana ke-emasan permusikan Indonesia???. (Lagi) membandingkan dengan negara korea yang sangat ketat dengan para artisnya, agar kualitas musik mereka juga bagus.

Bukan hanya kualitas, attitude juga menjadi perhatian orang-orang korea. Bahkan, pernah ada insiden, salah satu personel 2PM (BB korea), pernah mengundurkan diri dan kembali ke negara amerika (keturunan korea tinggal di amerika) karena salah satu statementnya di salah satu jejaring sosial yang dianggap menghina perilaku orang-orang korea. Sedang di Indonesia para artis terkesan acuh tak acuh atas respon masyarakat, bahkan makin banyak sensasinya makin terkenal artis tersebut.

Saya dulu juga pencinta artis-artis korea. Dulu, pas jaman-jaman SMP, saya hanya suka drama-dramanya. Lulus SMP sampai lulus SMA, saya sudah kepincut dan tau tentang informasi artis Idola saya (dulu DBSK).Tapi, melihat wabah korea sekarang, entah kenapa saya malah illfeel (maaf). Yang lebih gawat lagi, kalau saya tidak sengaja terbawa ke sebuah forum atau group dan lain-lain yang membahas tentang artis korea, akan ada panggilan-panggian Chingu (teman), unnie (kakak perempuan untuk perempuan), noona (kakak perempuan untuk laki-laki), hyung (kakak laki-laki untuk laki-laki) Oppa (kakak laki-laki), sunbae (senior), maknae (yang termuda) ada juga bahasa-bahasa selipan seperti gomawo (terima kasih), miyan (maaf), hwaiting (semangat), dan lain-lain. Saya terkadang risih membacanya. Apa-apaan sih, ini indo gitu. Saya kok malah lebih bersikap biasa, kalau ada yang memanggil BRo dan sist ya? mungkin karena itu menggunakan bahasa Internasional (bukan berarti saya sok Nge-english).

Coba kalau negara Indonesia, bisa meniru bukan hanya semaraknya BB dan GB, tp juga proses bagaimana artis itu di temukan sampai kemunculannya, hingga perjalanan karirnya. Pasti musik di Indonesia bisa lebih berkualitas. Dan juga kita bisa elihat attitude artis-artis Indonesia yang bukan terkenal hanya karena sensasi. Selain itu, bagaimana kalau kita rumah panggilan-panggilan korea jadi Mas, mbak (hahahahah) atau kakak dan lain-lain. Maksudnya adalah agar kita lebih mencintai negara ini saja. Soalnya, orang-orang korea juga cinta sekali dengan negara mereka. Makanya, mereka bisa sukses.

Sekian dulu omelan saya pagi ini. Intinya : Semua orang boleh berkarya, semua orang boleh punya idola, semoa orang boleh berpendapat, tapi tetap cintai dan bangun Indosia, agar tidak kalah bagusnya🙂

-Bubba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s